Sabtu, 07 Juli 2012

Dia (cintaku)

Dia
Mata yang selalu bicara kepadaku
Senyum penghangat dinginnnya malam
Dia kencana cinta pembawa asa
Pemberi hidup pada mati kisah yang t’lah lama

Akulah senja
Yang butuhkannya sebagai rona
Akulah gema langit yang terus memanggil namanya

Dia
Berjuta indah,
Aku mencinta dan berkasih kepadanya
Aku menangis dan luka tanpanya yang mengiringi

Dialah segala syukur dan suka cita
Dialah yang kan ku jaga kehormatan atasnya
Dialah yang tulus ku sayang,
Ku jaga dan genggam erat tanganya
Dialah Resah Cintaku