Engkau tak lihat
Bilamana senja pagi
menyibak indah dari balik Andalas
Sesayu matamu
Sama tugu aku terpongah
merasai Tuhan hadir disukmaku
Lembutnya
Sejuknya
Engkau tak rasa
Langit-langit yang
centil mengecup
Seakan semesta pun
mencinta kepadaku
Terengah
Berdegup
Hanyut aku disapa
angan-anganku
Aku serah saja jiwaku
penuh
Menghamba pada ruang
yang ada
Sambil melihat perlahan
embun mengaca
Indah kilaunya
Kau sama Cantiknya,
Serupa kukuhnya
Angkuhnya
Binarmu pun sama
Tak usai-usai aku dalam
candu
Maka dekaplah aku, atau
jelmalah embun dikakimu
Agar kau tahu betapa
perih terik menguliti