Kita sama mengiring pagi namun tak berjumpa pada senja
Tapi tak apa, mereka sama oranyenya
Yang fajar pecah
Sedang senja begitu senyapnya
Indah bukan?
Lalu kita saling mencubit dibibir ini
Lihatlah siang ini hilang
Tak cerah
Tinggal bangku-bangku basah berusaha hidup dalam lapuknya
Sepi
Pun semua sudah mati bukan?
Habis dibunuh badai tadi
Ya!
Membunuh mauku
Membunuh jejakmu
Dan kita apakan resah ini nanti?
Ah entahlah, ada lega dalam dada
Jika nokhta secercah masih
Simpan saja!
Atau bunuh bersama doamu
(seperti biasa)