Aku selalu menemukanmu diantara diamku
Aku selalu menemukanmu dalam setiap makna yang aku cipta
Bahkan aku mampu mengenali suaramu menyelinap diantara gemercik hujan
Sayup-sayup pecah ke tanah
Aku masih!
Tapi kini aku enggan berbicara tentang rasa kepadamu
Karena kau selalu menipuku!
Tanganmu merengkuh erat
Sedang jiwamu melayang ke negeri yang tak mampu kusentuh
Berdinding tangis
Berlatar senja pertemuan
Aku asing bersamamu
Kita bercumbu-tertawa
Tapi diam-diam kau memaksaku membongkar kardus penuh itu
Yang berisi nanah-nanah yang enggan lupa
Untuk apa?
Untuk kita rasai lagi semuanya?!
Aku masih menemukanmu dalam semestaku
Aku masih memagutmu kedalam mimpiku
Kedalam esokku
Aku masih!
Tapi kini aku enggan berbicara tentang rasa kepadamu
Hanya dalam doa kan ku genggam jemari mungilmu
Karena kita sama tahu, mungkin cintaku bukan rumah bagimu