Rabu, 10 September 2025

Belum Saatnya (Rehat)

Selagi kaki masih terikat di bumi
Selagi udara masih memenuhi rongga paru
Perasaan akan terus diserang: keindahan dan luka

Selama mata terus mencari-cari
Selama telinga terus meraba-raba
Pikiran akan terus diterjang: resah dan harapan

Belum saatnya untuk kita istirahat
Bukan tempatnya untuk kita berhenti
Perasaan dan pikiran takkan rehat, percuma saja menyerah

Karena ketika waktunya telah tiba;
Tempat istirahat yang damai,
Saat berhenti yang tepat,
Akan menghampirimu dengan pasti

Biarkan perasaan dan pikiran tetap tumbuh
Pasrahkan segala sebagai suratan: hukuman atau ujian

Karimun, 10 September 2025

Senin, 24 Februari 2025

Mereka

Mereka yang layu matanya
Mereka yang letih tubuhnya
Mereka yang gelisah hatinya
Mereka yang menunggu
Mereka yang larut dalam lamunan
Mereka yang bingung mencari-cari nur cahaya

Mereka yang bermandi keringat dan kering disengat terik surya
Mereka yang masih berjuang hingga malam telah terpejam
Mereka tak sedang mengejar kehidupan
Mereka tak sedang menikmatinya
Bukan sedang menggenapi gairah
Atau syahwat dunia
Mereka hanya berusaha untum bertahan
Meski 24 jam sehari tak mampu mencukupi segenggam nasi

Mereka yang takut
Yang menangis
Yang teriak
Yang mencaci-maki langit

Mereka yang terdiam dan tertunduk
Mereka yang sendirian
Gugur bersama sepi

Mereka ada dimana-mana
Mereka adalah kumpulan aku

Medan, tengah malam 24 Februari 2025