Selagi udara masih memenuhi rongga paru
Perasaan akan terus diserang: keindahan dan luka
Selama mata terus mencari-cari
Selama telinga terus meraba-raba
Pikiran akan terus diterjang: resah dan harapan
Belum saatnya untuk kita istirahat
Bukan tempatnya untuk kita berhenti
Perasaan dan pikiran takkan rehat, percuma saja menyerah
Karena ketika waktunya telah tiba;
Tempat istirahat yang damai,
Saat berhenti yang tepat,
Akan menghampirimu dengan pasti
Biarkan perasaan dan pikiran tetap tumbuh
Pasrahkan segala sebagai suratan: hukuman atau ujian
Karimun, 10 September 2025