Serupa payau ku
teguk
Kering
Bukan lagi hangat,
asin benar adanya
Entah bagaimana
laut itu punya cerita
Ketika dara-dara
hanya melamun pada cemara
Dahannya
Ya, ditepinya
Didekat benalu
kurus mengasing
Hey, kenapa tak
kau sapu saja, Dara?
Biar tampak indah
Sempurna tepatnya
Lalu tiba saja
sore memintal
Dan juga entah
bagaimana langit begitu patuh
Setia tak bertanya
Bilamana senja itu
hilang-menghilangkan?
Sudahlah tinggal
saja!
Tuan sudah
bersabda