Sabtu, 31 Januari 2015

Pendosa

Keangkuhan terik takkan mampu memanggangku
Aku dicipta dari pati tanah
Tanah yang paling keras dibumi nusantara
Hayuh liat seberapa kerasnya jasadku!
Ambil peluru. Mana peluru? Tembaki aku!
Badai pun kecut menghadapku
Karena aku dicipta dari pati tanah
Tanah paling panas dinegeri pertiwi
Api-api dijemariku cukup untuk membuatmu menjadi arang-arang bertebaran

Aku ingin liar menjadi satwa
Aku bebas melebihi angin menusuk
Tapi apa yang kucari jika aku dicipta tanpa jiwa?
Bila  rongga dada ini kosong tak berisi, untuk apa?
Juga waktu lebih tangguh dariku
Toh dingin akan mempeusang diriku

Aku dicipta dari pati tanah paling keras lagi panas
Hidup untuk menjemput hampa dunia
Hidup untuk biak setan dalam dir

Hamba dicipta untuk berdosa?