Kamis, 18 Februari 2016

Hembus semi februari

Kayuh. Terus kayuh.
Biar cantik tunas2 itu tumbuh

Lahir dari balik bukit Andalas bagai dewi-dewi
Kau masih ayumu
Menari
Memanggilku utk merayu
Untuk bercandu

Senja, aku tak bisa.

Aku ragu kau masih dengan genggam yang sama
Pun aku tak lagi dalam cahya yang ada
Pekat sekali kini
Tak sama, Senja
Tak serupa!

Jangan jemput aku untuk pagi dan petangmu
Biar aku belajar menikmati terik ini
Ya, sedikit pedih. Panas sekali malah
Biar ku lihat tetap gelap
Tapi hatiku terasa hangat kini

Senja, aku tak bisa.

Kayuh. Terus kayuh
Biar sejuk dadaku
Walau kering biar saja
Karena aku merasa hangat dalam khayalku